Madya (Sang Pendekar): Representasi dari Cecak Pecel Madiun dipadukan dengan seni pencak silat. Maskot ini melambangkan kekuatan, keseimbangan, serta semangat warga Madiun yang tangguh dan menjunjung tinggi akar budaya.
Rasa (Sang Pecel): Representasi dari kuliner khas nasi pecel. Maskot ini mencerminkan keramahan, kehangatan, kebersamaan, dan keterbukaan masyarakat Madiun.
Relo (Sang Kereta Api): Representasi dari identitas Madiun sebagai kota kereta api. Maskot ini menyimbolkan kemajuan, konektivitas, serta semangat pantang menyerah untuk bergerak maju.
Lambang kekuatan dan keseimbangan. Terinspirasi dari jiwa pendekar Kota Madiun, Madya hadir sebagai sosok yang teguh menjaga harmoni. Ia melambangkan semangat Kota Madiun yang tangguh, bersatu, dan berani melangkah ke masa depan tanpa melupakan akar budaya.
Lambang keramahan dan kekuatan budaya. Rasa bukan sekedar cita rasa kuliner, tetapi juga kehangatan dan kebersamaan. Ia memiliki karakter masyarakat Kota Madiun yang ramah, terbuka, dan mampu menyatukan perbedaan menjadi harmoni. Seperti sepiring pecel yang kaya rasa namun tetap seimbang.
Lambang kemajuan dan konektivitas. Nama Relo merupakan cerminan dari rasa sikap hati yang tulus. Hal ini merupakan cerminan semangat pantang berhenti, dan melambangkan Kota Madiun sebagai kota yang terus bergerak maju, menghubungkan masa lalu dengan masa depan melalui jalur kemajuan.
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun