Jelang Suroan dan Suran Agung 2026, Pemkot Gelar Rakor Pengamanan Terpadu

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 11 Jun 2026

Jelang Suroan dan Suran Agung 2026, Pemkot Gelar Rakor Pengamanan Terpadu

MADIUN – Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perguruan pencak silat, dan berbagai pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi menjelang pelaksanaan Suroan dan Suran Agung 1448 Hijriah/2026, Kamis (11/6). Rakor dilakukan untuk memetakan berbagai kebutuhan dan langkah antisipasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.


Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas daerah selama bulan Suro. Karena itu, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, perguruan pencak silat, dan stakeholder terkait terus memperkuat sinergi untuk memastikan seluruh agenda berjalan sesuai rencana.


Menurutnya, rakor tersebut tidak hanya membahas aspek pengamanan, tetapi juga pemetaan berbagai kebutuhan pendukung kegiatan, mulai dari rekayasa lalu lintas, layanan kesehatan, hingga kesiapan personel di lapangan. Dengan persiapan yang matang, berbagai potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.


“Harapannya Kota Madiun tetap menjadi kota yang aman dan nyaman. Dengan adanya rakor ini, seluruh kegiatan bisa dipetakan dengan baik sehingga berjalan lancar, sekaligus menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan pemerintah daerah, antara lain patroli gabungan, monitoring melalui Call Center 112, sterilisasi titik-titik strategis, dukungan puskesmas dan rumah sakit siaga, serta rekayasa lalu lintas yang disiapkan Dinas Perhubungan guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.


Selain itu, Pemkot Madiun juga akan menggelar Kirab Budaya Pencak Silat pada 25 Juni mendatang sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus daya tarik yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke Kota Pendekar.


Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menegaskan pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan terpadu melalui Operasi Aman Suro. Sebanyak 673 personel Polres Madiun Kota akan diterjunkan dan diperkuat unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta pengamanan internal perguruan pencak silat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

(rams/kus/diskominfo)